
Seminar HATHI
Kepala BSIP Sumsel Paparkan Strategi Optimalisasi Infrastruktur Sumberdaya Air Dalam Mendukung Swasembada Pangan
PALLEMBANG - Dalam rangka HUT organisasi profesi Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI) yang ke 44, HATHI Cabang Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Seminar dan Road to Campus yang dilaksanakan di Auditorium Universitas Bina Darma Palembang (18/01/2025). Kegiatan ini merupakan kerjasama HATHI Sumsel, Program Pascasarjana Universitas Bina Darma dan Universitas Hasanudin Makasar dengan tema Optimalisasi Infrastruktur Sumberdaya Air dalam Mendukung Swasembada Pangan.
Gelaran ini secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Bina darma Prof.Dr.Sunda Ariana, M.Pd, M.M, dan dihadiri Sekretaris Umum HATHI sekaligus Direktur Bina Operasi Pemeliharaan Dirjen SDA Kementerian PU Dr. Adek Rizaldi, ST, M.Tech sebagai keynote speech. Adapun narasumber, yaitu Kepala BBWS VIII Feryanto Pawenrusi, ST, MT, Kepala BSIP Sumsel Dr. Suharyanto, SP, MP, Guru Besar Universitas Hasanudin Makasar Prof. Farouk Maricar Prof. Dr. Ir. Achmad Syarifudin , M.Sc dari PU-SDA, pimpinan OPD provinsi/kota Palembang serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Sumsel baik yang hadir secara luring maupun daring. Masing-masing narasumber memberikan perspektif mendalam mengenai pengelolaan sumber daya air, inovasi teknologi, dan strategi pembangunan infrastruktur untuk menunjang produktivitas pertanian dan swasembada pangan di Indonesia.
Melalui seminar ini diharapkan tercipta pemahaman bersama yang lebih komprehensif mengenai optimalisasi infrastruktur sumberdaya air dalam mendukung swasembada pangan, rekomendasi yang dihasilkan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya dalam merancang kebijakan dan program swasembada pangan yang lebih efektif. Dengan adanya sinergi yang kuat antara berbagai pihak diharapkan upaya untuk mencapai swasembada pangan khususnya di Sumsel sehingga dapat menghasilkan dampak yang nyata. Hal ini sejalan dengan unsur Asta Cita kedua dalam Visi dan Misi Presiden 2024-2029 untuk mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air dan ekonomi. (MDS, Ssw)